Sabtu, 09 April 2016

tidak jelas



Ketika mereka bertanya mengapa, dan aku belum bisa menjawab... coba tanyakan kepada mataku... tanganku... dan senyumku .
Ia akan menjawab dengan sebuah isyarat yang tak pernah kalian tau, itulah jawaban sebenarnya .
Mimpiku selalu berkelut dalam sebuah lamunan yang tak lama berselang dalam pikiran yang berharap hanya ada tentangNya .
Mungkin aku seorang pembuai besar yang hanya bisa bersembunyi dalam kabut kesucian, merasa hebat Cuma dengan gelar Santri.
Bodohnya setelah terbelalak dengan kucuran pujian-pujian sang Yai, terjatuh kemudian dibangun kembali, bagai kura-kura merindukan ikannya.
Patutnya kau ini bagaimana? Merangkak atau merintih? memilukan apa memalukan? Terjauhkan atau malah tersingkirkan?
Hanyalah parodi kepalsuan yang menghantui dramatisnya sandiwara kehidupan, benar nggak sih.....?
Harusnya tersadar itu terikhlaskan karena media ilahi. Ya benar !
Sebenarnya kau ini siapa? Bertanya dan jawablah....
Seekor manusia atau seorang santri? Pikirkan, renungkan, dan jamahlah sebelum dirimu dan jiwamu tak akan pernah bisa menyatu .
Are you ready?>>>> stand up and don’t never give up on your dreams °
Come on . . . ¯°

Tidak ada komentar:

Posting Komentar